Fisika Dari : Bagaimana Hans Menyelamatkan Jiwa

Fisika Dari : Bagaimana Hans Menyelamatkan Jiwa

Di Publikasikan Oleh : abmadmin | Dibaca : 23711 X | Tanggal : 13 September 2017

Di masa - masa kelam dari olahraga balap mobil, relatif sangat sedikit kecelakaan yang fatal. Inti masalahnya adalah kecelakaan benturan di kepala Patrick Jacquemart’s pada tahun 1981 ketika ia mengetes mobil Renault 5 Turbo IMSA GTU. Meskipun kerusakan pada mobilnya relatif sangat sedikit, Jacquemart meninggal karena basilar skull fracture yaitu patah tulang pada dasar dari tempurung kepala yang mengakibatkan trauma otak yang parah.

Kecelakaan seperti ini biasanya dihubungkan dengan nasib buruk atau biaya persiapan pada balapan, tetapi kecelakaan kali ini berbeda. Teman - teman dari Jacquemart memikirkan bagaimana cara agar tragedi seperti ini tidak terulang kembali dan hasilnya Jim Downing serta saudaranya Dr. Bob Hubbard yang mempunyai gelar Ph.D di bidang teknik mesin mempelajari sifat mekanis dari tulang tengkorak dan menciptakan head and neck support atau yang lebih dikenal sebagai Hans.

Hans bekerja seperti layaknya airbag. namun cara kerjanya berbeda dalam menahan gerakan penumpang dalam tabrakan , Hans menggunakan semacam kerah yang ditinggikan dan dua tali tambatan dari bahan kain poliester untuk mengamankan kepala pengemudi. Sabuk bahu pengemudi memegang dengan tinggi dan kerah kaku mengamankan pengemudi di tempatnya. Tali penambat menghubungkan sisi helm pengemudi ke titik pengait pada kerah. Ketika beban gravitasi terbentuk selama benturan ke depan, Hans menjamin bahwa helm pengemudi bergerak bersamaan dengan badan sehingga tulang tengkorak dan leher yang rapuh ini tidak mengalami kelebihan beban.

grafik test perangkat hans

Gambar uji luncur di atas menunjukkan HANS ketika bekerja. Dengan hanya leher untuk menahannya, kepala helm 15 pon menerjang ke depan pada 107 g selama benturan 40 g. Menghasilkan "pergeseran" (dua gaya berlawanan tegak lurus dengan sumbu leher) dan "ketegangan" (gaya tarik di sepanjang sumbu leher) yang banyak, melebihi ambang cedera sehingga membuat kematian kemungkinan besar bisa terjadi.

Pengekangan yang diberikan oleh Hans mengurangi ketegangan leher sebesar 81%, pergesera sebesar 72% dan total beban di leher sebesar 78%. Kepala mengalami toleransi 62 g karena kepala dan leher pengemudi diselaraskan dengan gerakan badan, gaya gravitasi di dada naik sedikit meskipun tekanan di dada berkurang.

Jim Downing menggunakan prototype Hans pada balapan di tahun 1986. Tiga tahun kemudian, Wayne State University, di Detroit, Michigan menguji perangkat tersebut dan ini merupakan uji coba pertama pada alat keselamatan balap di America menurut Dr. Bob Hubbard. Penjualan alat ini dimulai pada tahun 1991 setelah GM, Ford dan Mercedes Benz hadir dengan dukungan pengembangan.

Sayangnya, hanya karena tragedi yang sensasional Hans dapat diterima dengan luas. Hubbard mengingat bahwa dari tahun 90 an hanya 250 unit yang terjual. Tapi setelah kematian Dale Earnhardt di Daytona 500 tahun 2001, 250 perangkat Hans terjual dalam satu minggu. Saat ini, sebagian besar organisasi pengawas balap mengharuskan pengemudi untuk memakai alat keselamtan ini, dan lebih dari 140.000 Hans telah terjual di seluruh dunia.

Saat ini, untungnya, keselamatan olahraga balap mobil ditanggapi dengan serius. Tidak ada pengemudi dengan otak yang layak dilindungi akan mempertimbangkan untuk balap tanpa perangkat Hans.

Sumber : http://www.caranddriver.com/features/the-physics-of-how-the-hans-device-saves-lives-feature

Partner Kami